Rabu, 10 Oktober 2012


Pada pertemuan ke 4 kali ini, saya akan membahas sedikit tentang pengukuran dan beberapa tentang tes. 

                Measurement

Pengukuran (Measurement)
Ilmu pengukuran (measurement) merupakan cabang dari ilmu statistika terapan yang bertujuan membangun dasar-dasar pengembangan tes yang lebih baik sehingga dapat menghasilkan tes yang berfungsi secara optimal, valid, dan reliable.  Pengukuran adalah suatu prosedur pemberian angka (kuantifikasi) terhadap atribut atau variable sepanjang suatu kontinum.
Dalam dunia psikologi, subjek penelitian adalah manusia, dengan segala keunikannya. Pengukuran alat psikologi ini ada dua yaitu kecerdasan dan personality yang dinamakan tes psikologi.
Saya akan membahas secara singkat tentang tes-tes psikologi, sedikit memberikan gambaran umum, mari kita mulai dengan :

I.                     Bakat adalah

Kondisi atau rangkaian karakteristik yang dipandang sebagai gejala kemampuan individu untuk memperoleh pengetahuan, ketrampilan/ serangkaian respon ,melakukan latihan- latihan. Jadi bakat merupakan hasil interaksi antara hereditas &pendidikan.

Dimensi bakat (Guilford)
  •              Dimensi persepseptual: kemampuan dalam melakukan persepsi/ kepekaan panca indera yang berhubungan dengan kepekaan penglihatan, pendenganan dan kinestetik.
  •       Dimensi psikomotor, yang meliputi 6 faktor yaitu, kekuatan, impuls, kecepatan gerak/ketepatan, ketelitian, kooordinasi dan keluwesan atau fleksibelitas.
  •        Dimensi intelektual meliputi factor ingatan dan factor berpikir(kognisi, produksidan evaluasi.

Bakat (Thurstone)kemampuan mental dikelompokkan menjadi :
1.    Verbal (V): pemahaman akan hubungan kata, kosakata dan penguasaan komunikasi lisan.
2.    Number (N) : kecermatan, kecepatan dalam penggunaan fungsi-fungsi hitung dasar.
3.    Spatial (S): kemampuan mengenali berbagai hubungan bentuk visual.
4.    Word fluency (W) : kemampuan mencermati dengan cepat kata-kata tertentu.
5.    Memory (M) : kemampuan mengingat gambar, pesan, angka, kata-kata dan bentuk pola-pola.
6.    Reasoning (R) : kemampuan mengambil kesimpulan.

Macam-macam tes bakat

A.    Kelompok Baterai Tes

Rangkaian bermacam-macam tes yang masing-masing tes dapat berdiri sendiri, tidak harus digunakan secara keseluruhan, seperti :

1.    Tes DAT (Differential Aptitude)
Tes ini disusun oleh George K. Bennet, Harold G. Seashore dan Alexander G. Wesman.
Latar belakang muncul tes ini adalah :
a.    Tes ini disusun dengan maksud untuk mendapatkan prosedur penilaian yang ilmiah, terintergrasi dan standar, bagi siswa-siswa pada kelas 8-12 di Amerika, dengan dasar IQ saja dipandang sudah tidak memadai.
b.    Dilator belakangi kesadaran [para ahli psikologi bahwa kemampuan mental tidak hanya terdiri dari satu factor saja melaikan banyak factor, sehingga dibutuhkan suatu tes yang dapat mengukur bermacam-macam factor dengan beberapa skor kemampuan yang diukur.
c.    Tujuan tes ini untuk konseling/ penjurusan dan seleksi pekerjaan.

Tes ini terdiri dari 7 tes yaitu :

·         Verbal reasoning
·         Numerical ability
·         Abstract reasoning
·         Space relation
·         Mechanical Reasoning
·         Clerical Speed & Acuracy
·         Language Usage : Part 1 – SpellingPart 2 – Sentences

Administrasi DAT Sebaiknya Diberikan scr keseluruhan (satu seri), tp dpt juga diberikan persatu sub tes scr terpisah sesuai tujuan & aspek yg akan diukur. Disajikan/diberikan sedemikian menarik & tdk monoton

2.    Tes FACT (Flanagan Aptitude Classification Test ) 

Tes ini disusun oleh J.C. Flanagan, seorg profesor pd universitas Pittsburgh. Tes ini dirancang untuk menentukan sistem klasifikasi yg baku unt ukmenerangkan bakatyg penting guna kesuksesan prestasi dari tugas occupational. Namund emikian batterai tes ini juga diranc unt konseling vokasional, seleksi &placement.Tujuan pengunaan tes ini:a). Alat bantu unt memprediksikan keberhasilan kerja & perenc program latihan dlm rangka konseling pekerjaanb). Alat seleksi & penempatan kerja (placement).

 FACT terdiri 14 tes:

o   Inspection, mengukur kemamp unt melihat scr cepat & tepat ketdk sempurnaan dari serangkaian artikel
o   Coding, mengukur kecept & ketepatan pemberian kode pada informasiperkantoran
o   Memory, mengukur kemamp menginngat kode pd tes 2
o   Precision, mengukur kecept & ketepatan dlm menggerakkan jari. Kemampini dibutuhkan dlm bekerja dg objek yg kecil
o   Assemble, mengukur kemamp melihat bgmn sejuml obyek model yg terpisahakan tampak jika diatur sesuai dg instruksi tanpa model yg sesungguhnya
o   Scale, mengukur kecept & ketepatan dlm membaca skala, grafik, denah
o   Coordination, mengukur kemamp koordinasi gerakan tangan & lengan
o   Judgment & comprehention, mengukur kemamp membaca dgpemahaman, penalaran logis, & digunakan dlm membuat keputusan
o   Aritmethic, mengukur ketrampilan dlm bekerja dg angka
o   Patterns, mengukur kemamp reproduksi outline pole sederhana scr tepat& teliti
o   Componen, mengukur kemamp unt mengidentifikasi bag komp penting
o   Tabel, mengukur kinerja membaca tipe tabel
o   Mechanics, mengukur tent pemahaman prinsip-prinsip mekanika &menganalisa gerakan mekanik
o   Expression,mengukur perasaan & penget tent bhs Ingg yg benar.

3.     Tes GATB (General Aptitude Test Battery)

Dikembangkan oleh The United State Employment Services ( USES ) tahun 1947 & 1968, bimbingan kerja karyawan. Mencakup 12 tes yang menghasilkan 9 faktor yaitu
·         G – general learning ability Kosa kata, penalaran aritmatika, ruang 3 dimensi
·          V – verbal aptitude Kosa kata, memilih 2 kata yang mempunyai arti sama/berlawanan.
·          N – numerical aptitude Komputasi (perhitungan) & penalaran aritmatik
·         S – spatial aptitude Kemampuan memahami gambar 2 dimensi yang mewakili objek   3 dimensi atau visualisasi pengaruh gerakan dalam 3 dimensi.
·         P – form perception Mencocokan gambar alat” yang identik serta bentuk” geometric
·          Q – clerical perception Mirip dengan P tetapi menuntut mencocokan nama
·         K – motor coordination Membuat tanda tertentu menggunakan pensil pada sederet bujur sangkar.
·         F – finger dexterity Memasang keeling & membongkar cincin/mur
·          M – manual dexterity Memindah & membalikkan balok” kecil dalam papan

Macam Sub Tesnya Adalah :

1.    Tes perbandingan nama (name comparison)
2.    Tes komputasi (perhit)
3.    Tes tiga dimensi (three dimentional space)
4.    Tes perbendaharaan kata (vocabulary)
5.    Tes memasangkan alat (tool matching)
6.    Tes aritmatik
7.    Tes memasangkan bentuk (form matching)
8.    Tes membuat tanda (mark making)
9.    Tes meletakkan (place test)
10.  Tes membalik (turn test)
11.  Tes merakit (assemble)
12.  Tes mengurai (dissemble)

12   ub tes diatas dibagi lagi dalam 2 kelompok tes :

Ø  No 1 s/d 8 adalah tes verbal atau tes paper & pensil yang mana penyajiaanya harus urut
Ø  No 9 s/d 12 adalah tes perform atau non paper & pencil test yang dapat diberikan sesudah/sebelum tes verbal.

B.    Kelompok Single Tes ;

Dikelompok ini ada tes diantaranya : Tes sensory, tes artistik, tes clerical, tes kreativitas, tes kraeplin/ Pauli

Saya cukupkan sekian dulu bahasan ini, semoga lain kali kita membahas tes-tes yang lain. Terima kasih semoga bahasan ini bermanfaat.


Wassalam
terima kasih. 

Daftar pustaka :
 Psikodiagnostik bakat- minat (semester 6)  Diah Widiyawati, M.Psi dan Dra. nunnie Ratna W, MM.

1 komentar:

  1. Semangat Pagi Bu...terima kasih reviewnya ini, terkait dengan pertanyaan saya pada alat test CFIT, APM, SPM, TKD, dan IST, serta apakah TPA itu merupakan tes Psikologi ? dan apakah TPA juga yang harus buat teman2 Psikologi jika ia merupakan tes psikologi...ditunggu updatenya Bu...

    BalasHapus